Oleh: efanmanaloe | 24 April 2011

JOKE

Mantene Teka’…Mantene Teka’…..mantene Teka’…..

Perbedaan bahasa terkadang menjadi salah penafsiran dan salah pemahaman. seperti yang dialami oleh dua insan yang akan mengarungi biduk rumah tangga alias jadi pengantin (ngantenan) Yono bujangan asli Gunung kidul Jogya telah kepincut dengan  Lastri gadis manis asli Rancawuluh Kec Bulakamba Kab Brebes  akan menjadikannya Dia (Lastri) sebagai istrinya serta belahan jiwanya dan pelabuhan cinta terakhirnya.

Pacaran nggak begitu lama, tapi keduanya sudah bertekad bulat untuk menjadi pasangan suami istri. Hal ini dikarenakan karena keduanya sudah bukan ABG lagi. Tetapi sudah matang karena keduanya berumur lebih dari 30 tahunan  alias sudah agak lapuk. Tentunya keluarganyapun belum begitu mengenal sosok orang tua masing-masing. Begitupun dari bahasanya yang agak berbeda keduanya. Yono yang asli Yogya dengan bahasa yang begitu halus (jowo), dengan Lastri yang asli Brebes dengan logat jawa pesisir yg terkesan kasar.

Singkat cerita akhirnya keduanya dinikahkan……

Ada kejanggalan saat akan digelar perhelatan di rumah mempelai  wanita (Si Lastri). Saat dipertemukan Si Yono dengan Lastri di rumah mempelai wanita. Begitu Yono keluar dari mobil kemudian jalan melewati gang sempit, banyak anak-anak menyambutnya dengan teriakan seperti ini…..“Mantene Teka….mantene teka’….mantene teka……”

Teriakan tersebut membuat Yono keringetan, dan buru-buru lari ke mobil serta menyuruh sopirnya untuk tancap gas pulang ke rumah.  pihak pengantin wanita dibikin klimpungan buru-buru mengejar Yono ke dalam mobil.

Setelah sampai di mobil buru-buru paman Lastri tanyan sama Yono.“Gimana sih Yon…, kok keringetan gitu…minta pulang lagi….”. Setelah ditanya itu dengan gemetar Yono menjawab…..” Saya gak mau jadi nganten Paman, soalnya anak kecil aja sudahberani mau mencekek saya, gimmana dengan yang tua bisa dibacok saya…….”.

Untung si Paman memahami dengan apa yang ditakuti Yono kemudian beliau menjawab….” owalah…Yon….Yon….kamu ini salah paham, maksud dari anak kecil tadi pengantennya datang……, lha kamu itu pengantennya……”.

Setelah Yono memahami kata yang diucapkan sama anak-anak kecil, dengan penuh percaya diri dia mau keluar dari mobil dan dengan PDnya Yono nyamperin Lastri untuk segera diijab qobulkan.

Translate Brebes to Indonesia

Teka’ = datang

Mantene Teka’ = pengantin datang

Translate Brebes to Yogya

Teka’ = cekik

Mantene Teka’ = pengantin cekik

30 Votes

Setanpun Takut dengan rupaku….

Setan, jin, kuntilanak, genderuwo dan sejenisnya diciptkan oleh Allah ta’ ala untuk mengganggu manusia. Supaya ikut jalannya mereka dan berpaling kepadaNya. Oleh karena itu golongan setan dengan tipu dayanya akan senantiasa menggelincirkan umat manusia ke dalam api neraka.

Ngomongin setan saya jadi keingetan waktu jamannya kost dulu. kebetulan di belakang persis ada kuburan yang lumayan luas. Saya menempati kamar atas (lantai 2), sebelahnya ada tempat jemuran siapapun yg lewat tempat jemuran saya merasakan berisiknya orang melangkah karena ada lantainya (dak) yang tertutupi oleh seng.

Hampir tiap malem (sekitar) jam 12 malem menjelang saya tidur selalu aja ada yang berisik. Gak tau itu siapa ….., yang jelas kalo saya ingat-ingat suaranya mereka diam. Dan kalo saya tengok lewat jendela juga mereka diam. Sayapun terganggu dengan keberisikannya kalo malem dan menjelang saya terlelap. Sehingga saya sering tidak bisa tidur kala itu.

Hingga suatu saat sayapun nekat.

Suatu malam saya dan teman saya pengin memberi pelajaran kepada yang sering berisik itu. Kata orang sekitar situ sih kalo mau tidak ditakuti lebih baik menakuti sebelum kamu bener-bener takut. Sayapun mulai pasang strategi  dengan modal muka  dicoreng moreng, pakaian compang-camping serta dilengkapi  pentungan hansip yg saya pinjem dari tetangga, pas jam biasanya berisik saya langsung beraksi. Hahaha……

“Setannnnnn….tunjukkan rupamu…..”teriakku dengan temanku…

Nggak berapa lama saya dan temen saya clingukan karena emang gak ada yg nampak disitu. Saya mengendap ke samping kiri dan temen saya mengendap ke samping kanan. Berulang ulang saya teriak seperti itu seperti orang kesetanan.

Setelah kondisinya aman terkendali, saya dan temen saya meninggalkan tempat jemuran itu dan kembali tidur. Tapi anehnya malam itu benar-benar gak ada gangguan sama sekali.

Menjelang pagi sayapun bangun dan melihat di sebelah teman saya dengan muka yang coreng moreng dan dandanan ala zomby malah lebih menyeramkan daripada setan. Dan mungkin malam itupun setan berpikir kok ada juga ya yang lebih menyeramkan daripada AKu.

Setelah kejadian itu malam-demi malam gak ada yang ngganggu tidurku, gak ada yang berisik di sekitar tempat jemuranku. Dan setelah saya pikir-pikir ternyata ada benernya kata orang sini. Setan itu lebih takut pada manusia yang berpenampilan seperti dirinya.

Photobucket

12 Votes

Mumpung Masih Bisa Mimpi

Pagi ini selepas jam kantor, saya mau sempatkan ke dieler Toyota rencana saya pilih warna silver untuk Toyota Inova yang bakal saya parkirkan di teras rumah. Setelah transaksi selesai nanti saya sempatkan mampir ke dieler elektronik terdekat untuk beli LCD TV 42 Inchi, seperangkat home theaternya beserta DVDnya, lumayan kali kalo selepas dari kantor sambil makan siang putar film favorit saya serta duduk di sofa yang empuk.

Kebetulan di deket dieler electronic ada dieler peralatan listrik untuk rumah tangga, pilih-pilih mesin cuci yang super canggih dan bisa menampung banyak cucian biar si bibi gak terlalu repot. AC juga nanti akan saya boyong ke rumah dan kupasang di ruang tamu serta kamar-kamar yang ada di rumah. Seger kaya’nya nanti rumah setelah kupasang AC-ACnya. Bakal betah deh saat-saat loburan di rumah.

Rumah saya yang kini di gang akan kutinggal saja, soalnya sumpek dan tidak nyaman. Mungkin biar bisa kemana-kemana saya harus pindah rumah. Kebetulan barusan ada rekan saya yang nawarin rumah di real estate. lumayan juga sih harganya walau hanya 2 Milyard. Bagiku harga tak jadi masalah tapi yang penting kenyamanan. Begitupun untuk prospek menuju rumah idaman keluarga.

Setelah semuanya terpenuhi, mungkin harus mengembangkan sayap usaha. Kebetulan saya hobbi dengan fotographi dan seni musik. Target berikutnya adalah membangun studio foto yang unik dan bisa digunakan untuk foto-foto calon pengantin (pra wedding) atau foto penganten lengkap dengan dokumentasi videonya. Kemudaian hasilnya saya olah di studio rekaman saya yang nanti rencannya saya bangun di sebelah studio foto saya. Untuk nama Studio nanti akan menyusul setelah punya lahan yang strategis dan setelah punya uang banyak.

Begitupun untuk membeli mobil Toyota Inova, seperangkap home theater, peralatan rumah tangga yang serba elektronik, rumah real estate nanti akan saya beli setelah punya uang. Kalo sekarang sih saya punya tidak punya uang. hehehehe….

Maaf Lho ini hanya impian, mumpung sekarang mimpi tidak bayar (gratis lagi). Kata orang sih Mumpung masih bisa mimpi……..

Photobucket

9 Votes

Bayar 2 ribu ajah…..

Biasa tiap 3 bulan sekali saya harus ke jakarta untuk suatu urusan rutin (tugas kerjaan). Kalo biasanya saya naik kereta yang klas bisnis, kali ini saya mencoba untuk naik bis kelas super eksekutif. Pengin ngerasaian kelas bis yang ini walau sebelumnya cuma kelas bis Patas AC biasa. Perjalananpun lancar tanpa ada aral yang melintang…

Seperti biasanya juga sebelum nyampai tujuan akhir bis transit untuk memberikan kesempatan penumpangnya untuk makan siang, buang air ataupun istirahat saja. Karena bisnya yang super eksekutif tempat istrirahatnya pun termasuk kelas yang mewah juga. Ada restoran yg super eksekutif, food cort sampai pada toilet yang super eksekutif juga.

Saya pun turun seperti penumpang lainnya untuk melepaskan penat sembari makan siang. Tapi sebelumnya karena perjalanan yg lumayan jauh sebelum makan kusempatkan dulu untuk buang air sebentar kebetulan saya sedari tadi agak mules sedikit. Setelah saya tanya-tanya petugas restoran akhirnya saya temukan dimana saya harus membuang kencing ataupun e’e saya saya.

Sesampainya di  toilet umum, saya agak merasa ada yang aneh soalnya di kebanyakan toilet tidak ada tempat kasirnya, tetapi toilet yang satu ini ada layaknya di swalayan, di toilet restoran yang cukup megah ini ada tempat kasir khusus untuk toilet, pake komputer lagi. Daripada penasaran saya beranikan diri  untuk bertanya kepada kasirnya…:

Saya : “Maaf ini bener toilet umum seperti kebanyakan”

Kasir : “Bener mas,  ini toilet umum super canggih, masing-masing toilet ada sensor berat dan volumenya”

Saya   : “Terus nanti bayarnya disini…?”

Kasir   :” betul mas…, nanti  setelah kencing, atau berak tercatat secara otomatis berapa kilo atau berapa liternya  yang sudah dikeluarkan,  di toilet juga full AC  lho mas…. katanya.

Setelah agak lama saya bertanya, perutpun sudah tidak bisa diajak kompromi sayapun langsung masuk ke toilet yang super canggih katanya.

…Heukkkkzzz……Hueukkkkkzzzzz…….sampai di toilet saya langsung ngeden, karena suasananya yang tidak bisanya (ada musiknya, ACnya juga adem) saya nggak bisa berak. Akhirnya saya cuma numpang ngeden saja dan langsung keluar menuju kasir.

Sesampainya di kasir……

Saya  :” Berapa mba’……?”

Setelah kasir memeriksa monitor, ternyata tidak ada jumlah berat TA1  atau air seni yang saya keluarkan, kasir itupun bingung…

KAsir : ” mas tadi ngapain aja sih, kok nggak ada terdeteksi berat ataupun volume yg dibuang….?”

Saya  : ” Emang mba’ saya tadi gak jadi kencing ataupun berak, jawabku”

Kasir : ” Yaudah Mas bayar 2 ribu ajah…..”

Saya : ” Lho kok…saya kan tidak jadi buang kotoran…..?”, jawabku

Kasir : “Betul Mas……, tetapi anda ngeden kan……, disini juga ada sensor ngedennya…….?”

Saya : ” kalo pake berak berapa mba’….?”

Kasir  : “Perkilonya 3 ribu mas…., berhubung anda cuma ngeden jadi cuma  2 ribu ajah…?”

Saya   : “  Oh…gitu………..*garuk 2x kepala*

Sayapun ngeloyor aja dari toilet, karena bis yang saya tumpangi sudah memanggil-manggil penumpangnya, dan akhirnya saya gak jadi makan siang…………Photobucket

2 Votes

Blogger Angin_anginan

Malezzzzzzz.....z.z.z.z.z.Punya Blog tapi kurang produktif, tidak rajin menulis, Blogwalking juga kadang-kadang itulah yang kualami saat ini makanya saya memberanikan diri untuk memproklamirkan Blogger Angin-anginan.

Kenanapa hal itu bisa terjadi di diriku, atau mungkin blogger yang lain pernah mengalami hal yang serupa seperti Aku.

Berikut beberapa alasan kenapa Aku sekarang menjadi Blogger Angin-anginan…

  1. Tugas di dunia nyata yang makain menumpuk, menyita perhatian hampir dari sebagaan kegiatan nyataku sehingga tidak bisa menumpahkan kreatifitas (menulis) yang tidak biasanya akhir-akhir ini walaupun bahan postingan sebenarnya ada banyak..
  2. Sudah diambang batas kejenuhan menulis karena masih banyak kegiatan selain itu yang harus terselesaikan secara periodik dan kejar tayang.
  3. Tidak ada target dalam pengelolaan blog, karena bagiku ngeblog adalah hanya mengisi kekosongan waktu tidak untuk menjadi lahan bisnis atau ajang mencari dollar.
  4. Jaringan internet yang makin sempit bandwitnya di kantor, karena makin banyak komputer yang terkoneksi internet di kantor yang saya tempati sekarang ini.
  5. Lebih banyak interaksi dengan situs-situs jejaring sosial yang makin praktis dan gampang berinteraksi dengan pengguna internet lainnya. (FB, twitter, koprol).

Itulah sekilas kenapa sekarang menjadi Blogger Angin-Anginan Saat ini….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: